Tags

, ,

Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.” (Kisah para Rasul 10:43, ITB)

Ada banyak cara untuk membuktikan bahwa Yeshua Messiah adalah Elohim (God). Pada artikel ini saya akan membuktikan ke Elohiman Yeshua melalui kesaksian para nabi.
”Tentang Dialah (Adonai Yeshua) semua nabi bersaksi,” adalah pernyataan Rasul Petrus di rumah keluarga Kornelius, seorang perwira Romawi, dimana hadir juga saudara-saudaranya dan sahabat-sahabatnya. Ini adalah kotbah pertama para rasul kepada bangsa-bangsa asing yang bukan bangsa Israel. Pernyataan rasul Petrus ini diteguhkan Elohim dengan segera, saat itu juga bahkan sementara ia masih berkotbah;  saat ia berkata “barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya,” tiba-tiba turunlah Roh Kudus[1] ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan tersebut; mereka semua tiba-tiba berbahasa roh dan memuliakan Elohim.[2]


Semua nabi mulai dari nabi Musa sampai nabi Maleakhi (seluruh nabi di Kitab Perjanjian Lama) dan Yohanes Pembaptis (di Kitab Injil). Mereka semua memberikan kesaksian (melalui pemberitaan dan nubutan-nubuatan) tentang datangnya seorang pribadi yang jauh lebih penting dan besar dari otoritas kenabian mereka sendiri, dan inti dari pemberitaan mereka adalah akan datangnya seorang ”Penasehat Ajaib,” ”Elohim Yang Perkasa,” ”Bapa Yang Kekal” dan ”Raja Damai” – yang datang bukan hanya bagi bangsa Israel, tetapi juga bagi seluruh dunia.[3]


Nabi Musa yang dikenal dan diakui sebagai pembangun struktur ibadah dan penyembahan dan sekaligus pengajar Torah,[4] Penulis Kitab Ibrani, dalam memperbandingan kebesaran Yeshua dengan Musa, berkata, ”Sebab Ia dipandang layak mendapat kemuliaan lebih besar dari pada Musa, sama seperti ahli bangunan lebih dihormati dari pada rumah yang dibangunnya.”[5]
Nabi Musa dikenal dengan mujizat-mujizatnya yang besar, namun Yeshualah pengontrol dari semua kekuatan alam dan bahkan dunia kehidupan dan kematian.[6]

Raja Daud yang juga adalah seorang nabi yang sangat terkenal bagi bangsa Israel, ia menyebut Yeshua sebagai “Adonaiku /Tuan-ku.”[7]


Nabi Daniel yang terkenal dengan kepinterannya – 10 kali lipat dibanding semua penasehat raja Babilonia bernubuat tentang datangnya seorang “Yang Mahakudus yang akan diurapi” yakni Messiah dan Penguasa yang kita kenal saat ini sebagai Yesus Kristus atau orang Yahudi menyebutnya “Yeshua HaMashiach” (Jesus the Christ).[8]
Yohanes Pembabtis, yang dikatakan oleh Yesus sebagai “Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis,”[9] namun Yohanes mengakui dengan mulutnya sendiri “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.[10]
Dan ia menambahkan, “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”[11]
Melalui pernyataan nabi Yohanes Pembaptis, kita tahu sekarang bahwa yang membaptis semua orang di rumah Kornelius adalah Yeshua Messiah.
Dari ayat-ayat di atas kita bisa menyimpulkan bahwa Yeshua adalah Elohim, sebab:
1. Yeshua adalah pusat pemberitaan kesaksian para nabi-nabi
2. Memiliki otoritas terbesar dari seluruh otoritas yang dimiliki oleh nabi-nabi Elohim
3. Yeshua membaptis semua orang percaya dengan Roh Kudus Elohim

Footnotes:
1. Yeshua membaptis mereka. Yohanes 4:10 & 7:37-41a.
2. Kisah Para Rasul 10:44-46
3. Kitab Yesaya 9:6-7.
4. Torah (Taurat, terjemahan ITB menulsinya) adalah Perintah, Pengajaran dan Peraturan YAHWEH; semuanya tertulis di dalam lima kitab nabi Musa.
5. Ibrani 3:3, ITB)
6. Yohanes 11:25-26
7. Matius 22:42-46 dan Mazmur 110:1
8. Daniel 9:24-26
9. Matius 11:11
10. Markus 1:7, ITB
11. Markus 1:8, ITB, dan lihat ayat-ayat pada footnote nomor 1.

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Advertisements