Tags

,

And think ye so in yourself, as Yeshua the Messiah also though (Filipi 2:4)[1]

bersukacitaAda banyak hal di dunia ini yang bisa membuat kita bisa merasa bersuka cita, namun sesungguhnya Adonai berkehendak kita besuka cita atas yang Dia telah sediakan bagi kita.

Seorang bisa bersukacita karena menang lotto, atau berhasil mendapat  proyek jutaan rupiah sekalipun atas hasil menyogok. Namun, kita perlu bertanya, apakah itu sukacita yang Adonai kehendaki bagi kita?

Sering kali kita juga dengan seorang merasa bersuka cita dan bangga setelah melakukan pembunuhan pada saudara kandungnya sendiri atau anak kandungnya sendiri karena menggangap ia telah memulihkan nama baik keluarganya (honor killing). Sekali lagi, kita bertanya, apakah itu sukacita yang Adonai kehendaki bagi orang tersebut?

Elohim YAHWEH dalam Firman-Nya menyatakan bahwa Dia adalah Elohim yang suci.[2] Apakah Dia juga turut bersuka cita bersama kita jika keberhasilan kita atas dasar pengabaian iman dan pengharapan kepada Dia, atau atas dasar kecurangan? Manusia yang tidak bertuhan pun tidak setuju dengan sukacita yang demikian, sebab bagaimana pun mereka masih memiliki moral.

Elohim YAHWEH jelas menyatakan berkali-kali bahwa Dia adalah Elohim yang Mahapengasih dan Mahapemurah. Di lain tempat di Alkitab Dia menyatakan bahwa Dia melarang kita membunuh,[3] dan mengasihi bahkan musuh kita.[4] Jadi kita tahu tentunya Dia tidak bisa turut bersuka cita dengan pembunuh manusia.

Injil Lukas mencatat tentang sukacita manusia yang Elohim YAHWEH juga setujui. Itu terdapat pada kitab Lukas pasal 10.

Yeshua telah mengutus 70 murid-Nya ke kota-kota yang Dia akan kunjungi. Mereka diutus berdua-dua dan memberi pesan kepada penduduk setiap kota bahwa ”Kerajaan Elohim sudah dekat!”

Ketika ke 70 murid-Nya kembali, mereka dengan sukacita melaporkan hasil pelayanan mereka: ”Adonai, bahkan setan-setan pun tunduk kepada kami dalam Nama-Mu.” (a.17)

Yeshua meresponi mereka dengan positif: ”Aku melihat Satan jatuh dari langit seperti kilat. Lihatlah, Aku memberikan kepadamu otoritas untuk menjejakkan kaki di atas ular dan kalajengking dan atas segala kuasa musuh, dan bahkan tidak ada sesuatu pun yang dapat melukai kamu.” (a.18-19).

Namun Yeshua memperingati mereka, katanya, ”Akan tetapi dalam hal ini, janganlah bersuka cita karena roh-roh itu tunduk kepadamu, …” (a.20)

Tunggu sebentar, bukankah kita seharusnya berbangga jika kita telah berhasil mengusir setan-setan demi Nama Yeshua dan orang-orang disembuhkan dan dilepaskan dari belenggu Satan? Awal tahun 80an, saya sendiri mengalami pengalaman bagaimana rasanya setelah roh-roh jahat bisa saya usir keluar dari seseorang; ada kebanggaan yang bercampur sukacita. Saya pun melihat betapa banyak hamba Adonai merasa sukacita dengan hal yang sama.

Namun dalam hal ini Adonai Yeshua memperingatkan kita: ”Janganlah bersukacita karena roh-roh itu tunduk kepadamu.” Mengapa demikian?

Alkitab memberi beberapa alasan:

  • Mampu mengusir setan bukanlah pekerjaan yang perlu kita bersuka cita atasnya, sebab orang lain pun juga bisa melakukannya. ”Tuan, kami melihat seseorang sedang mengusir setan-setan atas Nama-Mu, dan kami melarangnya, karena dia tidak ikut bersama kita.” (Luk. 9:49). “because he does not, with us, follow Thee;[5] “because he wasn’t a follower like us.”[6]
  • Nama Yeshua adalah Nama yang berkuasa dan Nama di atas nama,[7] jadi tidaklah perlu heran dan kagum jika seorang yang bukan Kristen bisa juga melakukanya.[8]

Yeshua memberi kita pengetahuan hal apa yang seharusnya kita bersukacita. Yaitu: ”…, tetapi lebih bersukacitalah karena namamu tertulis di sorga.” (Luk. 10:20)[9]

Ayat 21 sampai 22 kita melihat alasan mengapa Yeshua berkata demikian. Inilah perkataan Yeshua kepada Bapa-Nya, ”I thank thee, O Father, Lord of heaven and earth, that thou has hid these thing from the wise and prudent, and has revealed them unto babes: even so Father; for so it seemed good in thy sight.” Dan kalimat berikutnya menyatakan bahwa pewahyuan yang Yeshua nyatakan itu kepada murid-murid-Nya dan siapa sesungguhnya diri-Nya adalah berasal dari Bapa-Nya: “Segala sesuatu telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, …. , dan siapa saja yang kepadanya Putra itu kehendaki untuk menyingkapkannya.” Ingat semua ini dikatakan oleh Yeshua saat sukacita-Nya di dalam Roh Kudus.

Segera setelah Yeshua selesai dengan pujian-Nya kepada Bapa-Nya,  Yeshua berpaling kepada murid-murid-Nya dan berkata:

Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Sebab Aku berkata kepadamu, bahwa banyak nabi dan raja yang ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya; dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.” (Luk. 10:23-24).

Perkataan ini juga dicatat oleh Lewi, pada Injilnya di Matius 13:17 ”banyak nabi dan orang benar (righteous [men]).”

Ya, nabi Abraham telah bersukacita melihat hari Yeshua sekalipun itu samar-samar (Yoh. 8:56), demikian juga raja Daud (Mazmur 14:7) dan demikian juga nabi Yesaya (Yes. 25:9).

Jelas Yeshua memberikan kita pengertian bahwa kita haruslah bersukacita bukan kepada keberhasilan pelayanan kita, tetapi kesadaran bahwa kita telah dilayakkan melihat kuasa dan pembebasan Bapa Sorgawi melalui kuasa Putra-Nya, Yeshua Messiah, dan itu dilayakkan terjadi melalui pelayanan kita. Namun yang lebih utama adalah kita bersukacita sebab Yeshua telah menuliskan nama kita di sorga, di dalam Kitab Kehidupan, yakni Kitab Kehidupan Anak Domba[10]

It is good to praise YAHWEH, to sing praise to Your name, Most High, to declare Your faithful love in the morning and Your faithfulness at night, with a ten-stringed harp and the music of a lyre. For You have made me rejoice, YAHWEH, by what You have done; I will shout for joy because of the works of Your hands. How magnificent are Your works, YAHWEH, how profound Your thoughts! A stupid person does not know, a fool does not understand this: though the wicked sprout like grass and all evildoers flourish, they will be eternally destroyed. But You, YAHWEH, are exalted forever.  (Psalms 92:1-8, HCSB)

Catatan:

  • [1] Bible English Peshitta tranlation of Dr. James Murdock (J.M), ayat selebihnya jika tidak ditulis itu berarti diambil dari Kitab Suci ILT. Kata “Jesus/ Yesus” telah dirubah dalam artikel ini menjadi Yeshua.
  • [2] Imamat 19:2 & 20:7 & 20:26
  • [3] Keluaran 20:13
  • [4] Lukas 10:29-37, Matius 5:44-47
  • [5] J.M.
  • [6] ISV (Internasional Standard Version)
  • [7] Filipi 2:9-10
  • [8] Markus 9:38-39.
  • [9] Pada terjemahan Alkitab Inggris versi apapun, tidak ada kata ”lebih” seperti pada ILT.  KJV memakai katar ”but rather” (tetapi sebaliknya).
  • [10] Mazmur 69:28, Filipi 4:3 & Wahyu 20:15 & 21:27

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Advertisements