Tags

, , , , ,

Garuda Pancasila 5 Sila dari Pancasila.jpgSetiap rakyat dan masyarakat yang baik pastilah ingin melihat bangsa dan negaranya maju dan makmur. Kemajuan dan kemakmuran datang setelah keamanan dan stabilitas dalam negera terjamin, kedua faktor ini yang memungkinkan roda ekonomi negara bisa berputar dengan baik yang pada akhirnya membawa kita kepada kemajuan dan kemakmuran.

Pada suatu acara Makan Malam Bersama mantan Presiden bapa dan ibu Susilo Bambang Yudhoyono dengan para Perwakilan Masyarakat Indonesia di Finlandia beserta tuan rumah Ibu Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia, saya termasuk satu dari tiga tamu perwakilan. Itu hanya satu meja makan, makan malam yang  special. Saya diundang KBRI untuk mewakili Masyarakat Kristen Indonesia di Finlandia.

Duduk tepat di sebelah kiri mantan Presiden SBY, saya sempat berbicara kepada beliau tentang efek buruk dari peristiwa ledakan bom di Bali (yang membunuh banyak turis) terhadap dunia pariwisata Indonesia. Sebagai orang yang telah cukup lama tinggal di Finlandia, saya bercerita mengapa orang Finlandia lebih suka berwisata liburan ke Thailand daripada ke Indonesia, sekalipun Indonesia jauh lebih indah; orang Finlandia memilih negara yang aman untuk berlibur, dan pemerintah aktif melalui situnya melaporkan negara-negara mana yang harus dihindari; itu nasehat pemerintah: “Jangan berkunjung jika tidak penting.”

“Menurut pendapat saya,” saya memberi kesimpulan saya kepada beliau, “pemerintah Indonesia harus lebih memfokuskan faktor keamanan dan stabilitas negara, tidak ada gunanya menghabiskan uang untuk menggalakan promosi wisata. Jika Indonesia aman dan stabil maka turis secara otomatis akan datang ke Indonesia,” saya berkata.

Beliau, menganggukkan kepala tanda setuju dan ia berkata, “Saya akan teruskan pendapat kamu kepada bawahan saya.”

Kita tahu kondisi Indonesia saat-saat ini, tidak nyaman dan mengelisahkan. Kekacuan bisa terjadi tanpa terduga. Demontrasi tanggal 4 November, sekalipun tidak menimbulkan kerusakan yang besar, namun telah merugikan sektor ekonomi yang besar dan keretakan sosial budaya. Di luar negeri ini meruntuhkan nilai bangsa Indonesia yang telah dikenal dunia sebagai ”masyarakat yang sopan-santun dan beradab, dan cinta damai.”

Oleh karena itu mari kita semua masyarakat Indonesia di mana pun  kita berada kita galang kesatuan dan turut mendukung program Pemerintah melalui  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk membasmi pihak-pihak yang mencoba mengganggu keamanan dan stabilitas Negara Indonesia melalui penyebaran gosip, hasutan kebencian dan tindak terorisme. Kita dukung secara aktif Presiden Jokowi dan semua jajaran resmi negara.

Diskusi dan tindakan kasih sedikit orang lebih berguna dan berpengaruh daripada ribuan jeritan kemarahan, baca ini:  Bagaimana Seorang Musisi Blues Hitam Merubah 25 Anggota Ku Klux Klan

ayo-laporkan-situs-radikal-logo-badan-nasional-penanggulangan-terorisme-ri

Pihak BNPT telah meluncurkan suatu himbauan bagaiman kita sebagai masyarakat Indonesia bisa membantu mencegah penyebarnya hasutan-hasutan yang dibuat oleh kelompok-kelompok yang tidak menghargai kedaulatan Negara Pancasila dan Pemerintah Negara yang sah.

Caranya mudah: ambil foto si pelaku atau rekam kejadian tersebut dengan camera telepon Anda dan jika Anda menemukan itu pada situs atau sosial media, maka kirim rekaman tersebut dan atau link dari situs yang bersangkutan ke alamat di bawah ini.

Alamat email:

Judul email: LAPOR SITUS RADIKAL

Isi email:

  • Nama dan alamat web / situs radikal yang diusulkan untuk diblokir
  • Nama dan monor telepon pelapor (bila berkenan)

Untuk mempercepat dan mempermudah pihak BNPT memproses data, maka sertakan juga: Tempat/ Lokasi dimana kejadian diambil, waktu dan tanggal kejadian, dan keterangan secukupnya tentang laporan Anda.

Di luar masalah ”Lapor Situs Radikal” Anda bisa menghunbungi Layanan Pengaudan Masyarakat BNPT pada email: pengaduan.bnpt@gmail.com

Mari kita bersatu membuktikan kepada para musuh Pancasila bahwa kita bangsa Indonesia bukanlah orang Suriah atau Tunisia atau Irak bukan juga orang Pakistan apalagi Afganistan yang bisa dipecah belah hanya karena beda agama dan etnis.

Sekali merdeka tetap merdeka, itulah motto yang harus kita tanam dan bangkitkan senantiasa di dalam sanubari kita. Jika ada ambisi-ambisi pribadi yang berani mengorbankan masyarakat dan kepentingan masyarakat, maka kita secara bersama harus menghentikan pribadi-pribadi tersebut secara hukum. Salam sejahtera untuk Anda semua, Joseph Hendry

Baca juga:

 

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Advertisements