Tags

, , , , , ,

moore-pria-muslim-yang-membakar-mesjidnya-sendiri

G. Moore tersangka pembakar mesjid

HOUSTON, Texas – Muslim yang dituduh dengan pembakaran mesjidnya sendiri pada tanggal 25 Desember, Perayaan hari Natal 2015 telah mengakui kejahatannya di pengadilan Negara Harris dan dikirim ke penjara.

Gary Nathaniel Moore, pemuda Afrika Muslim berusia 38 tahun ini berkata ia telah beribadah di Mesjid Savoy setiap hari umumnya lima kali sehari selama lima tahun.

Kilas balik laporan kejadian: Sekitar 200 orang berada di masjid untuk doa siang, sejam kemudian setelah semua keluar, api mulai Nampak. M.J. Khan, pemimpin Masyarakat Islam untuk Houston dan sekitarnya menyatakan api telah menghancurkan segala sesuatu di dalam mesjid kecuali sebuah kitab Kuran.

Seperti semua bisa duga, reaksi keras bermunculan atas pembakaran masjid tersebut. Salah satunya datang dari Direktur Eksekutif the Council on American-Islamic Relations (CAIR) Houston, “Karena duri terakhir ini dalam musibah-musibah kebencian yang mentargetkan mesjid-mesjid nasional, kami mendesak pihak penegak hukum untuk menyelidiki kemungkinan motiv bias bagi kebakaran ini.” CAIR adalah organisasi Islam terbesar di AS. Pemimpinya adalah penasehat Presiden Obama.

Outlet media CBS, CNN, dan NBC semuanya menerbitkan artikel melaporkan pembakaran yang disengaja ini yang memberi kesan pendukung pihak Republik adalah pelakunya, tulis Breitbat News (BN) mengutup reaksi media raksasa AS yang disebutnya sebagai the DC Media (Media Partai Demokrat yang sedang berkuasa). BN mengutip lebih jauh bagaimana CBS News menyalahi Donald Trump saat itu.

Namun pada tanggal 31, 2015, Hakim pengadilan criminal Negara Harris dengan semua hasil bukti-bukti penyelidikan memutar balik permainan politik tersebut. CCTV merekam pria hitam botak bercelana hitam pendek di-bawah dengkul berbaju putih dengan back-pack meninggalkan masjid hanya beberapa menit sebelum asap nampak. Malamnya pria yang sama kembali ke masjid. Dan semua ini cocok ditemukan di rumah Moore termasuk bakul arang penyulutnya.

“Terkaan John Nolte Breitbart News bahwa ‘sekarang seorang Muslim saleh telah dikenakan sangsi, the DC Media akanlah melupakan semua tentang musibah tersebut’ telah menjadi kenyataan,’ … acara pengadilan Moore terakhir telah lewat tanpa dilaporkan secara meluas,” wartawan Breitbart lainnya mengejek. Baca:  Media Loses Interest in Houston Mosque Arson After Muslim Charged

Tanggal 5 Januari 2016, Hakim menetapkan denda 150.000 dollar dan mengirim dia kepenjara.

Tanggal 9 Desember 2016, Moore kembali diadili. Ia dihukum penjara 4 tahun terhitung tanggal tersebut.

Bicara tentang motif, kita bisa betanya ada berapa banyak dari the CD Media dan organisasi Islam melaporkan pengadilan terakhir Gary Moore yang terbukti telah membakar mesjidnya sendiri untuk tujuan menyudutkan orang Kristen Amerika? Kita tidak perlu jawabannya, sebab Elohim Yang Mahakuasa dan Mahaadil tahu semua hati manusia. Kiranya Natal kali ini, semua pihak bisa semakin mengerti makna kehadiran Yeshua di kota Betlehem (Beith Lehem; Rumah Roti) yang tertulis di Injil Lukas pasal 2.

Damai sejahtera bagi kalian semua, dan selamat Hari Natal bagi Anda yang merayakannya.

Sumber: Texas Muslim Pleads Guilty to Setting Fire to His Own Mosque

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Advertisements