Tags

, , , , , , ,

lilin-lilin-dan-bunga-di-berlin-orang-jerman-berduka-atas-serangan-teroris-19-desember-2016

Berlin, berduka atas tragedi Pasar Natal

Hari hari Senin, sebuah truk paket dengan kecepatan tinggi memasuki jalur kaki-lima yang khusus dibuat bagi pejalan kaki dan kios-kios untuk menarik turis berbelanja. Setelah menabrak tiang penghalang, si pengemudi menabrakkan truknya ke kios-kios tersebut yang dipenuhi oleh pembeli termasuk turis. Truk ini akhirnya berhenti setelah mencapai jarak 60 sampai  80 meter; laporan polisi mengatakan 12 meninggal, hampir 50 luka-luka dimana 14 dari mereka luka marah. Seorang Polandia, dari mana Truk ini berasal) ditemukan mati tertembak di kursi penumpang. Kelompok Negara Islam (the Islamic State), merefer kepada kelompok organisasi ISIS, telah mengklaim sebagai pihak pelaku serangan truk tersebut.

Di Eropa, setiap bulan Desember, telah menjadi tradisi umum di mana kios-kios

pasar-natal-di-esslingen

Pasar Natal di Jerman

dibangun untuk menjadi Pasar Natal dan jalan-jalan dan pohon-pohon di pinggir jalan dihias dengan lampu-lampu. Eropa gelap pada bulan Desember, apalagi jika tidak ada salju, jadi Natal disukai oleh semua orang baik Kristen maupun bukan Kristen, keuntungan lain dari perayaan Natal adalah bagian dari usaha pemerintah mendapat pemasukan dari sektor wisata, dan hal ini pun baik bagi para pemilik toko dan supermarket. Lebih dari 20 tahun tinggal di Eropa, saya simpulkan bahwa perayaan Natal bukanlah semata-mata sebuah Perayaan orang Kristen (Kelahiran Yeshua/ Yesus), namun lebih berakar kepada tradisi Eropa: lampu dan lilin (untuk keluar dari atmosfir kegelapan dan udara dingin), pertukaran kado dan Santa Claus.

Bagi pembaca, khususnya yang duduk di kursi pemerintahan, Anda bisa belajar sesuatu dari tragedi pembunuhan di pasar Natal di kota Berlin ini. Pada hari tragedi tersebut, polisi menahan tersangka, seorang pemuda warga negara Pakistan yang masuk ke Jerman bersama ribuan pengungsi Timur Tengah tahun kemarin. Ia ditahan atas keterangan sebagai orang yang keluar dari truk tersebut.  Namun segera dibebaskan – dengan alasan tidak ada bukti-bukti kuat bahwa ia adalah pelakuknya. Sampai artikel ini ditulis, Rabu, pihak keamanan memburu pemuda asal Tunisia.

Kejadian ini membuat kelompok-kelompok nasionalis Jerman semakin menyalahkan pemerintah, khususnya Angela Markel secara pribadi, sebagai tokoh utama dari kebijakan ”buka gerbang perbatasan untuk imigran,” salah satu pemimpin mereka berkata: ”Di bawah jaket menolong orang, Angela Markel secara lengkap telah menyerahkan keamanan domestik kita.”

Lebih dari satu juta imigran diterima masuk di Jerman hanya dalam dua tahun ini. Ironisnya, Jerman telah mengalami beberapa serangan teroris yang dilakukan oleh para pencari suaka yang juga – kelompok Negara Islam (IS/ISIS) mengakui bahwa mereka ada di balik semua serangan tersebut.

Apakah Jerman akan kembali aman dan makmur di hari-hari kemudian dengan kebijakan-kebijakan ”bertoleransi pada terorisme, mengorbankan keamanan domestik”? Kita akan lihat dikemudian hari.

Untuk orang Indonesia di Indonesia, kita juga bisa merenungkan dan bertanya: Apakah kita juga mengorbankan keamanan domestik demi fatwa MUI mengharamkan aktivitas Natal? Jika kita amati, fatwa MUI ini memiliki dua sengat. Sengat pertama menyengat hak asasi orang Kristen di Indonesia. Dan sengat kedua ialah memecah belah rakyat Indonesia berdasarkan asal-usul agama.

Melihat kembali sejarah Penjajahan Belanda atas Indonesia, pernahkah kita berpikir ”mengapa negara sekecil Belanda bisa menguasai negara Indonesia yang begitu besar, bahkan selama 350 tahun lamanya? Ya karena kita terpecah-pecah, berdasarkan suku dan agama. Saya berharap negara Indonesia tidak menjadi seperti Libia maupun Suriah juga tidak Irak. Perang di ketiga negara ini dimulai bukan oleh karena masalah ekonomi, tetapi oleh karena membiarkan perpecahan agama dan perbedaan suku yang berlangsung terlalu lama. Saya sungguh menghormati keputusan Presiden Jokowi, yang secara tegas telah memerintahkan militer dan polisi untuk mengutamakan koridor-koridor Hukum Indonesia di atas hukum agama di dalam kehidupan bermasyarakat. Saya mendorong rakyat Indonesia untuk turut mendukung usaha Pemerintah yang mulia ini, baik melalui doa-doa maupun melalui sikap hidup yang positif, toleransi dan gotong-royong tanpa memandang suku dan agama.

lukas-2-ayat-11-pesan-malaikat-hari-ini-telah-lahir-bagimu-juruselamat-yaitu-kristus-tuhan-di-kota-daud

Lukas 2:11

Bagi bapa-ibu dan saudara-saudarai yang merayakan Perayaan Natal, saya mengucapkan Selamat Hari Natal, semoga damai dan pesan Natal hidup di hati dan keluarga kalian. Kebiasaan orang Kristen di Eropa Utara, pada Malam Natal (Christmas Eve), anak dan cucu datang ke rumah orang tua, berkumpul di ruang makan, dan sebelum makan malam, seorang akan membaca Alkitab kitab Lukas 2:1-40, tentang datangnya malaikat YAHWEH menyampaikan Kabar Sukacita kepada para gembala tentang lahirnya Juruselamat Dunia, Yeshua, ditutup dengan doa. Sisa waktu di malam Natal mereka habiskan hanya untuk berfellowship; sederhana namun berkesan baik bagi semua pihak, khususnya hubungan timbal-balik antara kakak-nenek dengan cucu-cucunya. Salam sejahtera, Joseph Hendry.

Baca juga: Beranikah kita keluar dari kotak budaya kita sendiri?

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Advertisements