Tags

, , , , , ,

Hamba Elohim dan jemaat-Nya

Hamba Elohim dan Jemaat-Nya

Setiap April kita merayakan Hari Raya Paskah, namun kali ini perayaan Paskah semakin memiliki makna yang menuntut setiap kita orang Kristen, khususnya para Pemimpin dan pelayan Gereja dengan segala jawatannya (Efesus 4:11), yang menyebut diri mereka sebagai ”hamba-hamba YAHWEH / Elohim” (TUHAN / Elohim) untuk kembali memeriksa motifasi kita di dalam menduduki jabatan kerohanian kita. Meneliti kembali Firman Adonai Yeshua Messiah seminggu sebelum kematian-Nya pada Injil Markus 10-14 akan membantu kita menemukan motifasi pelayanan kita: apakah kita sungguh melayani Dia dan Gereja-Nya atau demi keuntungan dan ego kita sendiri?

Dimanapun di belahan dunia kita berada dan melani Yeshua, kita tahu peringatan Adonai Yeshua sebelum Dia tersalib ini semakin nyata:

  • ”Lihat, waktunya tiba, dan sekarang telah tiba, bahwa kamu akan dicerai-beraikan masing-masing ke tempatnya sendiri, dan kamu akan meninggalkan Aku sendirian, tetapi Aku tidak sendirian, karena Bapa ada bersama Aku.
  • “Aku telah mengatakan hal-hal ini kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera di dalam Aku. Di dunia ini kamu telah mengalami kesukaran, (menderita penganiayaan, ITB / shall have tribulation, KJV / will have suffering, HCSB), tetapi teguhkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yohanes 16:32-33).[1]

Abad 21 ini, orang Kristen yang berpegang kepada ajaran Adonai Yeshua mendapat tekanan dari dalam dan luar institusi Gereja. Dalam kalangan Gereja mereka dicela: fanatik, konservatif dan so suci; di luar mereka: diteror dan bahkan dibunuh hanya karena berstatus ”orang Kristen.”[2]

Beberapa hari sebelum Hari Minggu Palem, Yeshua mengajak para murid-Nya pergi ke kota Yerusalem untuk Perayaan Paskah, satu dari tiga perayaan tahunan yang diwajibakan oleh Elohim YAHWEH bagi setiap orang Israel, berkata, ”Lihatlah, kita sedang naik ke Yerusalem, dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala, dan para ahli kitab, dan mereka akan menghukum Dia dengan kematian serta akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa lain. Dan mereka akan mencemooh Dia, dan mencambuki-Nya, dan meludahi-Nya, dan akan membunuh-Nya, dan pada hari ketiga Dia akan bangkit.”[3] Tujuan dan makna Paskah yang ribuan tahun orang Yahudi telah rayakan akan segera menjadi jelas di mata murid-murid-Nya, ”Sebab Anak Manusia pun datang tidak untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk meberikan jiwa-Nya (His life) sebagai harga tebusan ganti banyak orang.[4] Inilah makna sesungguhnya dari perayaan tahunan orang Israel dikenal Pesach atau Passover, dan kemudian pada abad ke 7 Masehi orang Islam kenal sebagai Perayaan Idul Korban (Idul Adha). Artikel menarik dari sebuat situs: Apa bedanya antara Paskah / Passover dengan Easter?

Yeshua Messiah menunggangi keledai muda masuk ke kota Yerusalem

Yeshua mengenapi nubuatan nabi Zakharia

Hari Minggu Palem, Adonai Yeshua menggendarai keledai muda yang belum pernah ditunggangi, dari Betania Bukit Zaitun (the Mount of Olives) masuk menuju Kota Yerusalem, dimana Dia masuk ke dalam gedung Bait Suci. Sepanjang jalan, rakyat di depan dan dibelakang iringan ini menyambut Messiah yang mereka telah tunggu ribuan tahun dengan lambaian daun-daun palem muda dan jeritan pujian: ”Hosana! Diberkatilah Dia yang dalam Nama YAHWEH! …. Hosana di tempat yang mahatinggi!” [5] Hari itu genaplah nubuatan nabi Zakharia yang diucapkan 400 tahun sebelumnya. Lihat Zak 9:9.

Hosana terbentuk dari kata-kata atau bermakna: ”Ya YAHWEH, aku memohon kepada-Mu selamatkanlah sekarang; ya YAHWEH, aku memohon kepada-Mu buatlah aku makmur sekarang.” Lihat Mazmur 118:25-26. Pada malam harinya Dia kembali ke Bukit Zaitun.

Hari berikutnya setelah Hari Minggu Palem, suatu yang sangat  dramatik terjadi, merubah teriakan pemujaan ”Hosana!!” menjadi  teriakan kebencian ”Salibkan Dia!!” Disinilah kita dapat melihat motivasi kita sendiri di dalam melayani Elohim dan jemaat-Nya, dimanakah kita berpihak: kepada Tuan dan Raja kita atau kepada keuntungan diri sendiri? Lihatlah apa yang terjadi pada ayat-ayat berikutnya.

Markus 11:15-17 tertulis, ”Dan mereka tiba di Yerusalem. Dan setelah masuk ke dalam Bait Suci” Yeshua menjungkir balikan meja-meja dagang mereka dan mengusir mereka dan melarang orang membawa barang dagang melalui Bait Suci, Dia berkata dengan suara lantang, ”Bukankah telah tertulis, bahwa rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Namun, kamu telah menjadikan gua penyamun!” Lihat Yesaya 56:1-8, perhatikan ayat 7.

Segera setelah kejadian ini para ”hamba Elohim” – terdiri dari: para ahli kitab, imam-imam kepala – yang memberi ijin jual-beli di pelataran Bait Suci dan mendapat keuntungan pajak – mulai mencari cara bagaimana mereka dapat membinasakan Dia. (ayat 18). Otortitas mereka atas Bait Suci terganggu dan semakin banyak orang kagum atas ajaran Yeshua.  Malamnya Dia bersama semua murid-Nya kembali lagi ke Bukit Zaitun.

Paginya, sebagaiman biasanya bagi orang Yahudi di Minggu Paskah, Yeshua bersama murid-murid-Nya kembali masuk Yerusalem untuk berdoa kembali di Bait Suci. Sekarang gerakan oikumene “hamba Elohim” yang membenci Yeshua semakin besar baik institusi maupun jumlahnya: para imam kepala, para ahli kitab dan para tua-tua (penatua). Belum sempat berdoa, Yeshua dihadang mereka di dalam Bait Suci dan diintrograsi, “Dengan otoritas apa Engkau melakukan hal-hal ini? Siapa yang memberi otoritas itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal ini?” (ayat 29)

Dapatkah kita bayangkan apa yang ada di pikiran Adonai Yeshua saat itu? Betapa anehnya bahwa ada ”hamba Elohim” memprotes seorang yang bersungguh hati menegakkan Firman Elohim, dan yang lebih aneh, jika bukan kurang ajar adalah ”hamba Elohim” berani mempertanyakan otoritas dan siap membunuh Putra Elohim yang diutus langsung oleh Bapa-Nya sendiri. Teguran keras Putra Elohim kepada para ”hamba Elohim” yang seperti ini nampak pada perumpaan yang Dia katakan saat itu: ”Perumpamaan Pengusaha Kebun Anggur dan para penggarap kebunnya” (Markus 12:1-11) – Para penggarap kebun membunuh semua utusan dari Pemilik Kebun dan bahkan putra pewaris satu-satunya dari Pemilik Kebun; para penggarap berpikir: ”Marilah kita membunuhnya dan warisanya akan menjadi milik kita.Yeshua menelanjangi motivasi mereka!! Para ”hamba Elohim” mengerti benar bahwa perumpaan tersebut dialamatkan bagi mereka; mereka marah sekali dan mau menangkap namun tidak berani karena kerumunan orang banyak di Bait Suci tersebut yang kagum dengan pengajaran-Nya.

Saat ini, media sekuler dan masyarakat bukan Kristen menyerang semakin frontal dan keras pribadi Ketuhanan Yeshua dan ajaran-Nya dan Gereja-Nya. Dengan jujur kita bertanya kepada diri kita sendiri, apa reaksi perkataan dan perbuatan dari para pemimpin Gereja tentang semua serangan tersebut?

Reaksi para “hamba Elohim” abad 21 ini hampir sama dengan para hamba Elohim di jaman Yeshua. Sebagai ganti, membela apa yang seharunya mereka bela sebagai hamba Elohim, ke dalam, mereka menyalahi orang Kristen yang berpegang teguh kepada ajaran Alkitab dan teladan Yeshua, dan ke luar mereka dengan gembira dan antusias beroikumene dengan segala sekte agama dan pemimpin politik yang tidak percaya ajaran Yeshua, dan memasukkan secara tergesa-gesa ajaran sekte dan filosofi dunia dengan segala bentuk prakteknya yang jelas-jelas tidak ada di Alkitab dan bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab ke dalam Gereja dimana mereka dipekerjakan. Mereka siap berkompromi dan beroikumene dengan apapun, dan mengorbankan Tuan dan Raja mereka yang atas jabatan mereka Nama-Nya di sebut: “Hamba Tuhan” / “Hamba Elohim.”

Apa sebenarnya motivasi kita menjabat posisi Gereja dan bertitel ”hamba Tuhan / Hamba Elohim?”

Mendekati puncak Perayaan Paskah, rencana membunuh para ”hamba Elohim” yang jahat ini semakin nyata. Sekarang mereka (para imam kepala, para ahli kitab dan para penatua) membentuk oikumene dengan partai sekuler, sekaligus penjajah bangsa mereka sendiri, yakni para Pegawai Herodes (kelompok Herodian), ya hanya demi untuk menyingkirkan Putra Elohim, pribadi yang seharusnya mereka sanjung dan hormati. Mereka datang bukan untuk mendengar kotbah atau ajaran Yeshua, tetapi untuk menjebak agar ada tuduhan sah menyalahi hukum pemerintah Romawi: Diawali dengan kalimat sanjungan tinggi lalu menjebak dengan pertanyaan berbisa: ”Apakah sah untuk membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?” (ayat 14)

Gagal di sini, sekarang mereka ber-oikumene dengan ajaran Yahudi lainnya yang mereka anggap sesat, sekte Saduki, sekte yang tidak percaya adanya kebangkitan dan hidup kekal, yang Yeshua nyatakan para Saduki dan doktrinnya sebagai: ”Kamu sesat, karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim!” … Kamu benar-benar sesat!” (Mark 12:24-27, ITB)

Adonai Yeshua memperingati kita agar kita tidak seperti satu dari para hamba Elohim di atas, “Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang.” Yeshua menekankan, ”Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.”  (Mark 12:38-40, ITB)

Dan dua hari sebelum Hari Paskah,[6] sementara Yeshua duduk di Bukit Zaitun dengan wajah menghadap ke Bait Suci (kita bisa melihat jelas Bait Suci, yang sekarang diganti dengan Mesjid Al-Aqsa dari Bukit Zaitun, karena diantara dua gunung ini, atau bukit ini terletak lembah) empat murid-Nya bertanya pertanyaan yang sangat penting berkaitan dengan hancurnya Bait Suci dan Akhir Jaman: ”Beritahukanlah kepada kami, kapankah hal itu (Bait Suci dihancurkan) akan terjadi? Dan apakah tandanya bilamana semua ini akan segera digenapi?” (Mark 13:4) Ini pertanyaan yang sama yang dicatat oleh Matius di pasal 24.[7]

Yeshua menjelaskan secara detil, hal-hal besar yang akan terjadi dua ribu tahun dimuka sebelum Dia mati tersalib pada puncak Perayaan Paskah tersebut. Dua pernyataan-Nya yang penting di sini ialah

  • ”Langit dan bumi akan berlalu, tetapi firman-Ku sekali-kali tidak akan berlalu.” (Mark 13:31), dan,
  • ”Waspadalah, berjaga-jagalah dan berdoalah! (Take heed, stay awake and pray, EMTV) Sebab kamu tidak mengetahui kapan saatnya terjadi” – lalu Dia memberi sebuah peringatan dalam bentuk perumpaan sejenis dengan perumpamaan ”Pengusaha Kebun Anggur dan para penggarap kebun” pada Markus 13:1-11).

Pasal 14, Yeshua meningatkan kita bahwa Dia dan Gereja-Nya akan diserang: “Kamu semua akan tergoncang imanmu. Sebab ada tertulis: Aku akan memukul gembala dan domba-domba itu akan tercerai-berai.” (ayat 27, ITB)

Sungguh, kita semua, sebagai hamba Elohim, tahu persis bahwa kedatangan Adonai Yeshua, yang menutup akhir dari Jaman ini, sudah begitu dekat. Nurani kita sendiri yang tahu, apa motivasi kita berada di dalam jabatan Gereja dan memberi diri kita dikenal sebagai ”hamba Elohim.”

Jika sekarang kita sadar, bahwa motivasi kita dalam pelayanan Gereja adalah salah, seperti satu dari beberapa kreteria di bawah ini:

  • kita melayani hanya demi keuntungan material, sekedar mendapat gaji atau uang seperti layaknya karyawan kantor, dan bukan ekpresi ucapan syukur dan terima kasih kepada Elohim,
  • kita tidak perduli dengan domba-domba yang lenyap, terhilang, yang luka, dan hanya memakan keuntungan dari yang gemuk; Elohim menyebut ini ”gembala yang bodoh,”[8] dan ”gembala upahan[9]
  • kita mengutamakan keselamatan diri sendiri dan jabatan lebih daripada menjadi saksi hidup dari Elohim Yang Mahasuci dan Mahakuasa di tengah Dunia yang semakin gelap ini. Siap berkompromi dengan apapun sejauh kita sendiri selamat dan nyaman di dunia yang fana ini; Elohim menyebut para hamba ini: ”the watchmen’s blind” dan ”dumb dogs, unable to bark[10]
  • Yang paling ekstrim, jika kita masuk ke posisi ”hamba Elohim” hanya untuk menghancurkan Gereja-Nya seperti para Farisi dan Saduki di atas; Yeshua menyebut ini ”serigala berbulu domba,”[11] atau ”Anti-Kristus” Rasul Yohanes menyebutnya,[12] atau ”the man of lawlessness, the son of destruction Rasul Paulus menyebutnya[13]

Jika Anda ada termasuk pada satu dari empat hal di atas, maka dalam Nama Yeshua, saya berkata kepada setiap hamba Elohim yang demikian dengan penuh kasih dan kesungguhan: “Adonai Yeshua meminta Anda bertobat, ya sekarang juga, kembalilah kepada kasih yang mula-mula, yakni, kasih Anda yang pertama kali ketika Anda diselamatkan oleh Dia dari segala dosa dan kesalahan Anda.

“Bertobatlah sekarang juga, sebab roh-roh Akhir Jaman ini semakin jahat dan semakin licik – semakin susah membedakan kesesatan dan kebenaran Firman Elohim (telah banyak Alkitab baru yang keluar dari kontek aslinya dan dihapus dan atau ditukas kata-kata aslinya), yang menghasilkan pengajaran “Yeshua yang lain” dan “Injil yang lain.”

Peringatan Adonai Yeshua adalah ya dan amin,” hukuman Neraka bukan untuk Anda dan saya, tetapi untuk roh-roh jahat, mari kita layani Adonai Yeshua dan Gereja-Nya dengan hati dan motivasi yang benar.

Biarlah pada Paskah 2017 ini Anda dan saya menyegarkan kembali komitmen hidup kita, dengan sebuah kesadaran penuh isi kalimat ini

“Yeshua telah mengasihi kita cukup untuk mati bagi kita …;

Mari kita mengasihi Dia cukup untuk hidup bagi Dia.”

Salam Paskah dan YBU!!!, Joseph Hendry

Catatan kaki

  1. Semua ayat diambil dari KS-ILT2, kecuali ditulis lain
  2. Yoh 16:1 dan 2
  3. Markus 10:33-34
  4. Markus 10:45
  5. Markus 11:9
  6. Markus 14:1
  7. Dua kejadian ini berbeda sekitar 2000 tahun. Bait Suci II dihancurkan Titus pada tahun 70 Masehi (AD), dan Akhir Jaman belum terjadi, namun sekarang tanda-tandanya sudah sangat jelas. Namun saya yakin, Perang Har Migedo atau Armageddon segera terjadi setelah Bait Suci III dibangun. Saat ini semua institusi yang pernah ada di jaman Yeshua telah berdiri kembali, dan mereka telah siap untuk membangun Bait Suci III; perlengkapan ibadah, para imam besar dan pembantu imam serta institusi Sanhedrin (Hakim agama yang terdiri dari 70 orang) sudah terbentuk.
  8. Zakharia 11:15-17
  9. Yoh. 10:12
  10. Yesaya 56:10-12
  11. Mat 7:15
  12. 1 Yoh 2:18-22 & 2 Yoh 4:3
  13. 2 Tesalonika 2:3-4

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Advertisements