Tags

, , , , , ,

Koin setengah Syikal perak Bait Elohim dan Donald Trump KoreshPara pemimpin keagamaan Israel sangat antusias untuk mendirikan kembali Bait Elohim mereka. Dan mereka sungguh percaya bahwa Presiden Trump adalah pemicu dari berdirinya Bait Elohim tersebut!

Beberapa minggu lalu Sanhedrin dan Pusat Belajar Mikdash mengeluarkan sebuah mata uang koin dari bahan perak murni. Nilai mata uang ini setarah dengan harga setengah Syikal perak jaman Alkitab atau 23 NIS (mata uang Israel modern) atau 6,23 Dollar Amerika Serikat. Sanhedrin adalah badan keagamaan Israel yang terdiri dari 70 pemimpin; Mikdash adalah kata lain dari “Tempat suci” dalam Bahasa Ibrani, “bait HaMikdash” artinya “rumah tempat suci” atau “Bait Suci” atau “Bait Elohim”

Mata uang logam perak ini bergambar wajah Donald Trump dan Kores, dan pada sisi baliknya bergambar Bait Elohim. Uang ini akan dipakai sebagai uang persembahan untuk tujuan pembiayaan pembanguan gedung Bait Elohim di Yerusalem.

Mengapa ada wajah Presiden Donald Trump pada koin tersebut? Apa kaitannya presiden Amerika Serikat dengan Bait Elohim Israel yang akan dibangun di Yerusalem tersebut? Trump saat kampanye untuk jadi presiden AS, ia berjanji akan mengijikan bangsa Israel membangun kembali bait suci mereka, yang terakhir dirubuhkan oleh Jendral Titus, kemudian menjadi Kaisar Romawi. Sumber berita dari Israel berkata bahwa wajah Donald Trump di koin tersebut adalah bentuk penghargaan mereka atas Trump mengakui kota Yerusalem sebagai milik bangsa Israel.

Keterlibatan Trump dengan bangkitnya kembali status kota Yerusalem dan Bait Elohim bagi orang Yahudi adalah sejalan dengan panggilan Elohim YAHWEH atas raja Kores atau Cyrus dari Persia untuk ia membangun kembali kota Yerusalem dan bait YAHWEH setelah dihancurkan oleh raja Babilonia. Seorang rabbi (guru) Yahudi modern begitu yakinnya hubungan kedua tokoh politik ini sehingga ia berkata sementara memang koin perak pada tangan kanannya dan selesai membaca kitab nabi Ezra (Ezra 1:1-4) dan mengganti setiap kata “Koresh” dengan “Trumph”: “Siapapun yang tidak melihat proklamasi Firman Elohim dan perkataan nabi-nabi dan Kitab Ezra, sebuah pengulangan dari Kores, Raja Persia, haruslah membeli bagi dirinya sendiri sepasang kaca mata yang baru.” Rabbi Yehudah Glick berkata dengan emosi yang sangat dalam. Lihat videonya disini: Rabbi Yehudah Glick Reads Trump Into Bible
Acuan: Chief Rabbi Sets Value for Biblical Half-Shekel, Paving the Way for the Temple’s Comeback

Baca juga:

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry