Tags

, , , , , , , ,

Aktor film Paul the Apostle (Rasul Paulus).jpg

Film Paul the Aposle

Jika ada seorang rasul Elohim yang banyak diserang kepribadian dan ajaranya, maka dialah Rasul Paulus. Pada artikel ini kita akan melihat perkataan Rasul Paulus sendiri dan rasul lainnya tentang “siapa sesungguhnya Paulus?” dan “dari manakah ajaran Paulus berasal?”
Film ini bisa dilihat online gratis, lihat di sini.

I. Latar belakang Paulus sebelum menjadi rasul

Nama aslinya adalah Saulus, seorang Israel dari suku Benyamin yang lahir di Tarsus (bagian dari Suriah saat itu), besar di Yerusalem dimana ia belajar kitab Perjanjian Lama dibawah asuhan Rabbi Gamaliel, rabbi yang sangat terkenal dijamannya, terkenal sebagai pemuda fanatik dari sekte Farisi.  Saudara perempuannya tinggal di Yerusalem. Ia memiliki kewarganegaraan Romawi, melalui uang. Ketika Gereja mula-mula berkembang pesat dan tidak bisa terbendung oleh para pemimpin agama Yahudi di Yerusalem, Sauluslah tokoh utama dibalik perajaman Stefanus (Yunani campuran Yahudi). Kematian martir pertama ini segera diikuti dengan penganiayaan yang hebat terhadap Gereja Mula-mula di Yerusalem yang menyebabkan “mereka semua, kecuali para rasul, tercerai-berai ke seluruh negeri Yudea dan Samaria.”[1] Dokter Lukas mencatat, “Saulus berusaha membinasakan Gereja[2] itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara”[3] Karena hal ini, Paulus setelah ia menjadi rasul ia menyebut dirinya, aku adalah yang terkecil dari para rasul, yang tidak layak untuk disebut rasul, karena aku telah menganiaya Gereja Elohim.” Namun ada tetapinya, “Namun, oleh anugerah Elohim, … , aku telah lebih banyak berjerih lelah daripada mereka semua,”[4]. Jelas di sini, dari pernyataannya sendiri, kerasulannya adalah bagi Gereja Elohim / Gereja Yeshua, dimana Yeshua adalah Pendiri dan Pemilik dan sekaligus Kepala Gereja, yakni Gereja yang sama yang dilayani oleh para rasul lainnya.

II. Bagaimana Paulus mendapatkan jabatan kerasulannya

Difinisi dan Status “Rasul.” Yeshua Messiah adalah pribadi pertama yang memakai istilah rasul, “Dia melewatkan semalam penuh dalam doa kepada Elohim” sebelum memilih 12 dari berpuluh-puluh pengikut-Nya. “Dan ketika hari menjelang siang, Dia memanggil murid-murid-Nya dan memilih dua belas orang dari antara mereka, yang juga Dia namai rasul-rasul.”[5]  Pasal berikutnya tertulis: “Dan sesudah hal-hal itu, Adonai menetapkan juga tujuh puluh orang lainnya, dan mengutus mereka berdua-dua … (Jesus separated from among his disciples seventy other persons; English  Aramaic Peshitta; “Yeshua memisahkan dari antara murid-murid-Nya tujuh puluh orang lainnya”)[6]

Dari Injil Lukas 6 dan 10 ini, nampak bahwa seorang disebut “Rasul” bukan sekedar ia adalah “seorang yang diutus” (apostolos/apostle) oleh Messiah, lebih dari itu rasul memiliki kuasa mujizat dan otoritas penuh dari Yeshua menetapkan doktrin (Lihat: Matius 10, Kis. 15), dan biasanya dikenali setelah ia telah berhasil melahirkan Gereja-gereja baru, yang berarti ia telah 1. memuridkan sejumlah orang, dan menjadikan mereka pendeta dan penatua; 2. Panutan dan penasehat Gereja Messiah di berbagai tempat di dalam dan di luar negeri.

Rasul (Apostle) Elohim jauh lebih tinggi otoritas dan kuasanya dari Utusan (Messenger) Elohim. Semua orang percaya bisa jadi Utusan-Nya, namun bahkan tidak bisa mencapai status Murid Yeshua.

Panggilan kerasulan Paulus berawal di Suriah. Saulus (nama aslinya) memperluas penganiayaannya ke negara tetangga, ia meminta kepada Imam Besar sebuah surat kuasa untuk bisa menangkap dan menyeret ke Yerusalem setiap orang Israel yang telah menjadi Kristen – mereka yang percaya kepada dan mengikuti ajaran Yeshua Messiah.

Yeshua menampakan diri pada Saulus di Damaskus.jpg

Yeshua membutakan mata Saulus

Hampir memasuki Damaskus, Yeshua datang dan berbicara langsung kepadanya, sehingga mata Saulus buta karena sinar-Nya. Lalu Adonai Yeshua memberi perintah ke Saulus, “Bangunlah dan masuklah ke dalam kota, dan akan diberitahukan kepadamu, apa yang seharusnya engkau lakukan,”[7] Para tentara agama yang menyertainya menuntun Saulus masuk kota Damaskus, meninggalkan ia bermalam di rumah Yudas. Saulus sementara menunggu pesan Yeshua dengan berdoa dan berpuasa tiga hari, dalam alam roh ia melihat Ananias datang, menumpangkan tangan dan mencelikan matanya; di tempat lain Ananias juga mendapat perintah Adonai untuk pergi ke rumah dimana Saulus berada dengan sebuah perintah, “Pergilah, karena orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk membawa Nama-Ku ke hadapan bangsa-bangsa dan raja-raja serta bani Israel. Sebab Aku akan menunjukkan kepadanya betapa banyaknya hal yang seharusnya dia derita demi Nama-Ku.[8] Dari perkataan Adonai Yeshua Messiah ini, adalah jelas Saulus dipilih dan dipanggil oleh Adonai Yeshua untuk menjadi rasul-Nya bagi ”bangsa-bangsa” bahkan ”raja-raja” dan juga ”bani Israel”

Oleh sebab itu Paulus (namanya ia rubah setelah masuk pelayanan) dengan berani berkata dalam surat-suratnya siapakah dia;

  • kepada Gereja di Galatia, Turki, “Paulus – seorang rasul bukan dari manusia, bukan pula oleh manusia melainkan melalui Yeshua Messiah dan Elohim, Bapa yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati.”[9]
  • kepada Gereja di Roma, pusat Kerajaan Romawi saat itu, ia menulis, “Paulus, hamba Yeshua Messiah, rasul yg terpanggil, yang dikhususkan bagi Injil Elohim[11]

Di Damaskus, segera setelah bisa melihat kembali, ia dibaptis, mulai bersaksi dan berkotbah dengan berani di Sinagoge-sinagoge Yahudi; diancam untuk dibunuh. Lalu pulang ke Yerusalem untuk pertama kalinya setelah bertobat untuk bertemu para murid Yeshua; ia dicurigai, namun Barnabas membawa ia kepada para rasul-rasul dan tinggal bersama mereka. Sementara tinggal bersama para rasul, Saulus mengajar dan juga bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi berbahasa Yunani di Yerusalem. Terancam untuk dibunuh, Gereja membantu Saulus pergi ke Tarsus ke kota asalnya.

Peta Perjalanan Misi Rasul PaulusSementara itu, penganiayaan di Yerusalem telah membuat orang Kristen Yahudi ini tersebar  bahkan sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia dan Injil  Messiah  diberitakan juga di kota-kota ini namun hanya kepada orang Yahudi. Barnabas (Yahudi asal Siprus) yang diutus memfollow-up jiwa-jiwa baru di Antiokia berhasil menambah banyak jiwa.  Lalu Barnabas mencari Saulus di Tarsus dan membawa dia ke Antiokhia untuk membantu pelayanannya.  Duet pelayanan Barnabas-Saulus selama setahun menghasilkan  murid-murid; di kota inilah  para  murid tersebut disebut oleh masyarakat sebagai “orang-orang Kristen.”[12]

Sebelum pemerintah Romawi memenjarakan dan akhirnya memancung kepala rasul Paulus di Roma, ia telah telah melakukan tiga periode perjalanan misi pemberitaan Injil Messiah. Gereja-gereja telah terlahir oleh Paulus di Suriah dan banyak kota di Yunani dan Asia Kecil (Turki saat ini). Timotius dan Titus, murid-muridnya yang ia telah menangkan bahkan telah berfungsi sebagai rasul-rasul mengangkat dan membawahi penatua-penatua di berbagai kota.[13]

III. Sumber-sumber ajaran Rasul Paulus

Banyak orang berpikir bahwa ajaran Paulus adalah bersumber dari dirinya sendiri, namun jika kita amati lebih dalam semua tuduhan tersebut tidak memiliki dasar sama sekali. Apa yang diajar dan diproklmasikan oleh rasul Paulus, telah juga diajar dan diproklamasikan oleh para rasul sebelum Paulus. Perbedaannya hanya lokasi dan target bangsa yang mereka beritakan Injil.

Matt Slick,[14] seorang Aplogetik Kristen, mendaftakan 15 butir kesamaan ajaran Yeshua Messiah dengan ajaran Rasul Paulus, Matt menampilkan ayat-ayat secara berpasangan antara perkataan Yeshua dan Paulus. Lihat di sini: Did Jesus and Paul teach the same thing?

Saya akan menunjukkan bagaimana dan darimana Paulus mendapatkan hikmat, pengertian dan pengetahuan tentang pribadi Yeshua dan ajaran Kristennya.

  • Pengetahuan Sorgawi. Segera setelah ia dibaptis, Lukas mencatat apa yang Paulus lakukan, ”Dan segera dia memberitakan Messiah di sinagoga-sinagoga, bahwa Dia adalah Putra Elohim mengajarkan bahwa Dia adalah Messiah[15] “Darimana tiba-tiba ia tahu dan yakin bahwa Yeshua adalah Messiah dan Putra Elohim? mungkin anda bertanya. Pengertian kedua hal ini ia dapat dari penampakan Yeshua beberapa hari lalu yang membuat dia buta!! Lihat ayat-ayat sebelumnya. Siapakah Engkau, Adonai (Tuhan)?” Akulah Yeshua,” (Kis. 9:6), diteguhkan oleh murid Yeshua, Ananias, yang mencelikan matanya, ”Hai saudara Saul/Saulus: Adonai, yaitu Yeshua yang telah tampak kepadamu di jalan …telah mengutus aku supaya engkau dapat melihat kembali dan dipenuhi Roh Kudus.” (17). Jelas, Yeshua sendiri berkata Dia adalah Adonai, dan Ananias, murid-Nya, meneguhkan. Paulus telah tahu bahwa Yeshua adalah Messiah, dari para pengikut Yeshua, itulah sebabnya ia menganiaya Gereja Messiah, sebab sekte Farisi tidak percaya Messiah telah datang. Banyak kesaksian dari para mantan Muslim ketika Yeshua menampakan diri-Nya kepada mereka melalui mimpi dan penglihatan alam roh, segera saja mereka sadar dan mengerti bahwa Yeshua adalah benar-benar Putra Elohim.
  • Elohim secara pribadi mewahyukan banyak hal kepada Rasul Paulus. Rohnya terangkat ke langit ketiga, Firdaus. Ia bercerita kepada Gereja di Korintus bagaimana ia mendapat ”penglihatan-penglihatan dan wahyu-wahyu Adonai” (visions and revelations of the Lord)” dan “mendengarkan firman yang tak terucapkan” (unspeakable words) saat di Firdaus; semua ini Paulus gambarkan sebagai “penyingkapan yang luar biasa.”[16] Satu dari pewahyuan tersebut adalah tentang Pengangkatan Gereja (Repture) yang Yeshua telah katakan kepada para 12 rasul di Matius 24:40-42 dan Lukas 17:34-36 menjelang kedatangan-Nya yang kedua kali; rahasia ini diuraikan oleh Paulus secara terperinci kepada Gereja Tesalonika. Lihat 1 Tesalonika 4:13-18
  • Ia terima langsung dari Adonai Yeshua. ”Aku sendiri telah menerima dari Adonai, apa yang juga telah keserahkan kepadamu”[17]
  • Injil yang ia beritakan adalah bersumber dari Kitab-kitab Suci para Nabi. Sebagai ahli kitab Torah murid rabbi Gamaliel dan ditambah wahyu sorgawi dan hikmat Adonai yang ia terima telah menjadikan Paulus sebagai pengajar Firman Elohim yang luar biasa. Ia menyimpulkan bahwa ”Messiah telah mati ganti dosa-dosa kita” dan ”Dia telah dikuburkan … dibangkitkan pada hari yang ketiga” semuanya adalahsesuai dengan Kitab Suci (di sini adalah Kitab-kitab para Nabi)[18]
  • Bukti kebangkitan Yeshua ia dapat dari mulut para rasul secara langsung, dan terakhir oleh matanya sendiri[19]

Baik aku maupun mereka (para 12 rasul), demikianlah kami memberitakan dan demikianlah kamu telah beriman.” kata Rasul Paulus tentang Injil yang ia beritakan identik dengan Injil yang para rasul lainnya beritakan.[20]

Rasul Petrus meneguhkan kesamaan ajaran Paulus, ”sebagaimana pula Paulus, saudara kita yang terkasih, telah menuliskannya kepadamu sesuai dengan hikmat yang telah dianugerahkan kepadanya. Dan sebagaimana pada semua surat yang di dalamnya berbicara mengenai hal-hal itu (ajaran Petrus).” [21]

Bukan hanya rasul Petrus saja yang setuju dengan ajaran rasul Paulus, tetapi juga semua rasul, para penatua dan murid-murid. Hal ini nampak jelas dari Sidang pertama mereka di Yerusalem tentang doktrin. Pernyataan bersama mereka melahirkan surat resmi yang ditujukan untuk Gereja-gereja, “Para rasul dan para tua-tua dan saudara-saudara, kepada saudara-saudara yang ada di Antiokhia, dan Siria, dan Kilikia, mereka yang dari bangsa-bangsa lain, salam! …(dan seterusnya),” lihat Kisah para Rasul 15:1-35. 

Bukan hanya rasul Petrus saja yang setuju dengan ajaran rasul Paulus, tetapi juga semua rasul, para penatua dan murid-murid,”  Joseph Hendry

Pernyataan rasul Petrus ini membuktikan bahwa surat-surat Paulus di Perjanjian Baru telah ditulis di saat Petrus masih hidup dan surat-surat itu telah dikenal oleh Gereja-gereja orang Yahudi yang hidup diperantauan. Lebih dari 250 tahun kemudian doktrin Kristianiti tersebut diterima oleh Kaisar Constantine di Sidang Nicea di Constantinople (Istambul) yang menghasilkan Pengakuan Necea. Jelas bahwa doktrin Kristianiti bukan dihasilkan oleh Gereja Katolik; ”Yeshua adalah Messiah dan Putra Elohim” telah diketahui dan diajar oleh Yeshua sendiri kepada para rasul dan murid-murid-Nya, sebagaimana telah kita lihat pada ayat-ayat di atas.

Rasul Paulus berkata hanya ada satu Injil, yaitu Injil Messiah, selebihnya adalah injil-injil yang “yang memutarbalikan Injil Messiah.” Dan Paulus mengutuki orang bahkan malaikat sekalipun yang memberitakan “injil-injil yang lain” tersebut. Lihat Galatia 1:6-10. Injil-injil yang lain ini[22] adalah justru dibuat oleh orang-orang yang anti ajaran Kristianiti, yakni ajaran Adonai Yeshua messiah sendiri dan para rasul-Nya dan ajaran para Nabi sebelu Yeshua.

Semoga tulisan ini bisa membantu meluruskan ”siapa Rasul Paulus” dan ”sumber ajaran Paulus.” Elohim memberkati anda!

Tulisan lain tentang Paulus dan kaitannya yang bagus dibaca:

Footnote:

  1. Kisah para Rasul (Kis.) 8:1
  2. Gereja (berasal dari kata Portugis) adalah kata terjemahan dari kata “Ekklesia” (Yunani) indentik dengan “Synagogue” (Ibrani) atau “Congregation / Assembly” (Inggris) atau “Jemaat” (berakar dari bahasa Arab). Gereja (Jemaat, versi ITB) berarti “kumpulan orang-orang yang telah dipanggil ke luar atau dipisahkan untuk menyembah Elohim YAHWEH.” Orang Israel dan Kristen menyembah Elohim yang sama. Kelompok Farisi yang di jaman Yeshua menduduki “kursi nabi Musa” telah menyempitkan arti dari Synagogue, ditambah dengan bangkitanya anti-Yahudi di jaman Kerajaan Romawi telah menjadikan kata “Synagogue” seakan-akan beda dengan kata “Gereja.” Alkitab menyatakan Gereja dan Synagogue itu sama, contoh lihat 1 Petrus 2:9-10, Petrus mengutip dari Keluaran 19:5-6. Kata yang sama dipakai sejak bangsa Israel keluar dari Mesir, lihat Kitab Keluaran pasal 12.
  3. Kis. 8:3
  4. 1 Korintus 15:9-10
  5. Lukas 6:12-13
  6. Lukas 10:1; murid Yeshua bukan hanya 12 orang yang Dia sebut rasul-rasul, tapi lebih dari 70 murid.
  7. Kis.9:6
  8. Kis. 9:15-16
  9. Galatia 1:1
  10. (Tidak ada /loncat)
  11. Roma 1:1
  12. Kis. 11:19-26
  13. 1 Tim. 5:19 dan Titus 1:4-5
  14. Matt Slick adalah Presiden dan Pendiri dari Christian Apologetics and Research Ministry (CARM)
  15. Kis. 9:20-22
  16. 2 Kor. 12:1-7
  17. 1 Kor 11:23
  18. 1 Kor. 15:1-4
  19. 1 Kor. 10:5-8
  20. 1 Kor. 15:1, 11
  21. 2 Petrus 3:15-16
  22. Injil-injil lain ini terdapat pada kitab-kitab disebut Injil-injil Apokripa (tergolong dalam New Testament Apocrypha). Apokripa berarti “tidak terkanonisasi” atau “tidak termasuk kitab suci yang otentik.” Hadir setelah 100 Masehi (A.D.). Injil Barnabas lahir di abad 16-17 Masehi, dan pertama terbit berbahasa Itali. Ada juga kitab-kitab Apokripa Perjanjian Lama, semuanya tertulis bukan dalam bahasa Ibrani.

“Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Advertisements