Tentang JHNote

Salam sejahtera!
Blog ini, jhnoteJoseph Hendry Note, terlahir untuk menolong para pembacanya mendapatkan informasi yang berguna, membangun dan menguatkan bagi pertumbuhan kerohanian dan kejiwaan.

Saya lahir dan besar dari keluarga bukan Kristen, namun disekolahkan di sebuah Sekolah Kristen. Umum 16 tahun saya mengakui Yeshua sebagai Tuan dan Juruselamat saya. Sejak itu saya aktiv melayani Yeshua.  Alkitab adalah referensi utama saya dalam kehidupan dan pelayanan, yang lainnya adalah tambahan. Sejak saya menjadi Kristen dan sampai saat ini, saya selalu bernaung di bawah sebuah gereja lokal.

Catatan-catatan ini saya hadirkan semata-mata untuk berbagi pengalaman dan berkat, seperti Rasul Paulus mengingatkan para orang beriman, Kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Adonai Yeshua, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”[1]
Kita sangat memerlukan makanan jasmani dan jiwani dan juga – tentunya yang tidak boleh dilupakan, namun sering kita lupakan – makanan rohani. Kita diciptakan YAHWEH sebagai manusia roh yang memiliki tubuh jasmani.[2]
Catatan-catatan di sini merupakan makanan rohani dan jiwani bagi para pembaca.

Adonai Yeshua berkata, ”Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.”[3] Sekaranglah saatnya kita perlu mempersiapkan hati dan jiwa bagi Hari YAHWEH yang sangat penting tersebut, Hari yang menentukan titik perjalanan kehidupan kekal kita.

Dan perintah pada ayat di bawah ini adalah penting untuk kita bisa mencapati garis finis yang Adonai kita telah tetapkan sebagai standard ”Para Pemenang,”

”Kejarlah perdamaian dengan semua orang, dan kekudusan, yang tanpa itu tidak seorang pun akan melihat Adonai,” atau ”Adonai kita” (versi Aram Peshitta) ”Elohim” (versi Ethiopia).[4]
Bukan hanya kekudusan yang perlu kita kejar untuk bisa melihat Adonai (dalam arti ”memasuki Kerajaan Sorga”), tetapi juga perdamaian dengan sesama orang, yang pertama-tama dengan saudara-saudari seiman. Kekudusan yang sejati terwujud dari sikap hati dan tindakan perdamaian kepada sesama manusia.[5]

Semoga blog ini memberkati Anda, dan terima kasih untuk kesediaan Anda mampir di blog ini. Salam sejahtera, Joseph Hendry

Footnotes:
1. Kisah Para Rasul 20:35, ITB)
2. Pesan Firman YAHWEH terhadap Israel. Firman YAHWEH yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi, dan yang menciptakan roh manusia di dalam dirinya (the spirit of man within him) (Zakharia 12:1, ILT)
3. Matius 24:32-33, ITB)
4. Ibrani 12:14
5. Markus 11:25-26; Matius 5:21-26 & 6:14-15 & 18:32-35. Bersedia mengampuni orang lain berarti melepaskan pengampunan Elohim atas dosa-dosa kita.

“Terlahir untuk memuliakan Adonai  Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa”Joseph Hendry